Kamis, 03 Desember 2009

Membuat Blog Bahasa Inggris ternyata tidak sesulit yang dibayangkan

Selama ini banyak blogger mengatakan bahwa membuat Blog berbahasa Inggris sangatlah sulit. Kendalanya terutama adalah pada masalah Bahasa. Banyak dari kita yang berpikiran, nanti kalau sudah bisa bahasa Inggris maka saya akan membuat blog dalam bahasa Inggris.

Tapi ada suatu hal yang mungkin tidak anda ketahui yaitu tentang tool penerjemah milik Google atau dikenal dengan Google Translate. Tool ini bukan tool yang baru, bahkan sudah basi dan gak layak untuk diperkenalkan lagi. Namun yang ingin saya tekankan disini adalah kemampuan dari Tool ini yang ternyata masih dianggap enteng oleh para penerjemah atau orang-orang yang ingin menulis dalam bahasa Inggris.

Sebagai seorang penerjemah, Saya pribadi termasuk orang yang tidak percaya dengan tool penerjemah. Namun setelah melihat Google Translate, maka cara pandang sayapun akhirnya berubah.

Untuk menguji sebuah Tool Penerjemah, biasanya kita akan memberinya sebuah kalimat dan menyuruh Tool tersebut untuk melakukan terjemahan bolak balik. Contohnya anda menerjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris kemudian diterjemahkan kembali ke bahasa Indonesia.

Tool-Tool penerjemah yang ada biasanya gagal dalam melewati test ini. Bahkan bisa dikatakan tidak ada tool yang mampu untuk melewati test ini.

Berikut ini adalah test yang saya lakukan terhadap sebuah paragraph dari berita terbaru hari ini.

Teks Asli
Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan Amerika Serikat dan China tidak perlu saling bersaing. Obama juga menyerukan agar kedua negara menghilangkan hambatan dalam jaringan hak universal, termasuk internet.

Teks hasil terjemahan balik
Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan Amerika Serikat dan Cina tidak perlu bersaing. Obama juga menyerukan agar kedua negara, dan menghilangkan hambatan dalam jaringan hak-hak universal, termasuk Internet.

Anda lihat bahwa hasil terjemahan baliknya hampir sama dengan text aslinya. Ini adalah hal yang tidak pernah saya temui dalam tool-tool penerjemah yang saya punya.

Kesimpulannya:
Dengan menggunakan Tool Terjemahan dari Google maka kita bisa dengan mudah menerjemahkan artikel kita dari bahasa Indonesia ke Inggris. Yang kita lakukan adalah sedikit melakukan perubahan di Text hasilnya untuk membetulkan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh komputer karena memang tidak ada komputer yang sempurna. Kalau manusia aja tidak sempurna, apalagi komputer yang dibuat oleh manusia.

Untuk membuat blog bahasa Inggris anda memang perlu mengerti tentang Bahasa Inggris. Tapi setidaknya dengan bantuan Tool-Tool yang tersebar di Internet, setidaknya anda bisa melakukannya lebih mudah dan lebih cepat daripada melakukannya secara manual. Saya sendiri sudah menggunakan Tool ini cukup lama dan tidak pernah dikecewakan olehnya.

Tips menggunakan Tool Terjemahan Google.
Gunakan ejaan yang benar dan tata bahasa yang benar. Ejaan seperti “nggak”, “bolehin”, “cuman” tidak akan bisa diterjemahkan dengan benar.
Tata tulis yang baku akan membuat hasil terjemahan anda semakin bagus dan sempurna. Usahakan untuk memperhatikan susunan kalimat anda, maka hasil tulisan anda dalam bahasa Inggris akan semakin bagus juga.

Selasa, 01 Desember 2009

Speed VS PageRank

Apakah Google akan menggunakan kecepatan meload suatu halaman website sebagai salah faktor untuk merangking suatu website? Bagaimana kalau ini benar-benar terjadi. Mungkin semua web master akan berlomba-lomba merampingkan website mereka mulai dari mengurangi komponen, memendekkan tulisan, mengkompress CSS, dsb.Apakah ini lebih hebat dari berita 2012? (terlalu banyak berharap ::)

Benar atau tidak sebenarnya ini masih dalam tahap gossip atau rumor. Kalau anda melihat disini anda akan melihat betapa banyaknya perhatian Google terhadap masalah Speed.

Selain itu berdasarkan interview dengan webpronews . Dikatakan bahwa sesaat lagi mungkin kecepatan akan menjadi salah satu faktor untuk menentukan rangking suatu website.

Benar atau tidak hal itu masih akan menjadi tanda tanya. Mungkin tahun depan, mungkin tahun depannya lagi, atau depannya lagi (2012) ::.

Kalau benar bahwa google akan menggunakan speed sebagai faktor untuk merangking sebuah web, maka mungkin saya akan mengecilkan blog saya ini hingga tinggal satu dua baris baris saja, yaitu judul blog dan judul posting. Biar cepat tenan. Atau mau dibuat seperti Google yang hanya ada logo, trus satu baris saja dibawahnya itu.

Gara-gara 2012, saya kok jadi ikut-ikutan ngegosip ::.

Bagaimana seandainya jika semua website berubah seperti halaman depan google yang cuman beberapa kata kata itu demi mendapatkan rangking di Google? Mungkin Dunia maya ini tidak akan jadi seindah dulu.

Minggu, 29 November 2009

Siapa Guru Anda Sebenarnya?

Siapa guru anda sebenarnya? Pernahkah anda bertemu dengan seseorang yang telah mengajarkan sesuatu kepada anda. Sesuatu yang sangat berharga yang lebih berharga dari segala hal di dunia ini. Sesuatu yang membuat hidup anda berubah.

Disini saya hanya ingin berbagi tentang Guru saya yang sampai saat ini masih menjadi Guru terbaik dari semua guru yang pernah saya temui.

Guru adalah seorang penjual singkong.

Pada suatu malam saya sedang berdiri di depan toko.

Ada seorang pedagang Singkong yang sedang berusaha naik ke trotoar.

Dan diapun terjatuh seakan tidak bisa mengangkat beban di pundaknya, yang sebenarnya hanya tinggal beberapa batang singkong saja.

Sayapun membantunya naik ke trotoar.

Lalu diapun duduk disana, diatas trotoar, tanpa baju yang melindunginya dari dinginnya malam, hanya sarung yang membungkus bagian bawah tubuhnya.

Dia menoleh sambil tertawa dan diapun mengangkat tangannya ke mulutnya, memberi isyarat bahwa dia sebenarnya haus dan meminta sedikit air untuk minum.

Sayapun memberinya segelas air.

Dia tertawa sambil berkata bahwa dia belum makan dari pagi. Sehabis shubuh langsung berangkat menjual Ketela.

Dia menawarkan ketelanya kepada saya, namun saya menolaknya.

Diapun tertawa lagi dan mengangkat keranjang ketela dan meletakkan di pundaknya.
Sambil menunjukkan senyum, diapun pergi.


Kenapa dia adalah Guru yang paling berarti buat saya


Dia seorang pekerja keras
Dia sama sekali tidak mengemis
Dia sama sekali tidak meminta Uang
Dia sama sekali tidak meminta makan
Dia tidak memelas untuk menjual ketela yang dijualnya, malah dia berbicara layaknya seorang salesman.
Dia bekerja mulai pagi hingga malam


Dari Guru ini saya belajar 4 hal:

Jika orang hang harus bekerja begitu keras dan hanya untuk mendapatkan sedikit imbalan, maka apakah pantas kita berharap mendapatkan uang melimpah dengan apa yang kita lakukan selama ini. Malu rasanya ketika kita menghadap yang diatas, mengharap sesuatu yang berlimpah, tapi ketika ditanya: Apa yang telah kita lakukan? maka kitapun tidak bisa menjawabnya.

Setiap kali ada orang yang menawari saya bisnis dengan iming-iming uang melimpah dengan hanya sedikit kerja. Sayapun ingat kepada bapak penjual ketela tersebut. Dan sayapun malu pada diri sendiri.

Setiap kali saya berada dalam kesusahan dan mengeluh akan kesusahan yang saya alami, sayapun teringat kepada bapak penjual ketela dan sayapun malu terhadap diri sendiri.

Setiap kali saya berpikir untuk memelas dan meminta kepada orang, sayapun merasa malu setelah teringat kepada bapak penjual ketela yang tidak meminta apapun juga walaupun dia berada dalam kesusahan yang amat sangat.
Related Posts with Thumbnails